Latest News

Friday, 22 May 2020

KOMISI X DPR SEPAKATI REALOKASI ANGGARAN KEMENDIKBUD RP 4 T


Jakarta, CAKRAWALANTT.COM – Komisi X DPR RI menyepakati realokasi anggaran Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) 2020. Besaran anggaran Kemendikbud yang disetujui untuk direalokasi, yakni Rp 4,984 triliun.

Persetujuan besaran anggaran Kemendikbud yang direalokasi ditetapkan dalam rapat Komisi X yang disiarkan langsung di YouTube DPR RI, Rabu (20/5/2020). Wakil Ketua Komisi X, Agustina Wilujeng memimpin rapat tersebut.

"Komisi X DPR RI menyepakati perubahan pagu anggaran Kemendikbud pada ABPN TA 2020 pascaterbitnya Perpres 54 Tahun 2020 tentang Perubahan Postur dan Rincian APBN TA 2020 dari sebesar Rp 75.702.668.696.000 menjadi sebesar Rp 70.718.123.434.000," kata Agustina saat membacakan kesimpulan rapat.

Adapun rincian realokasi anggaran Kemendikbud adalah sebagai berikut:
1. Setjen, dari Rp 22.788.642.535.000 menjadi Rp 22.081.627.145.000
2. Itjen, dari Rp 221.823.925.000 menjadi Rp 185.402.855.000
3. Ditjen PAUD dan Dikdasmen, dari Rp 6.050.595.223.000 menjadi Rp 4.929.828.592.000
5. Balitbang dan Perbukuan, dari Rp 934.997.028.000 menjadi Rp 683.792.559.000
6. Ditjen Kebudayaan, dari Rp 1.804.611.162.000 menjadi Rp 1.394.431.152.000
7. Ditjen GTK, dari Rp 3.593.394.435.000 menjadi Rp 2.518.394.435.000
8. Ditjen Dikti, dari Rp 32.002.158.059.000 menjadi Rp 31.617.158.059.000
9. Ditjen Pendidikan Vokasi, dari Rp 7.790.284.179.000 menjadi Rp 6.617.552.110.000
10. Ditjen Dikdasmen, Rp 139.808.813.000
11. Ditjen PAUD Dikmas, Rp 133.964.454.000

Sebelumnya, anggaran Kemendikbud termasuk yang direalokasi untuk mendukung penanganan pandemi virus Corona (COVID-19) di Indonesia. Mendikbud, Nadiem Makarim memastikan anggaran tunjangan profesi guru tidak terimbas kebijakan realokasi tersebut.

"Dalam kondisi krisis ini tentunya tunjangan profesi guru juga masuk kategori yang sama, tidak ada perubahan anggaran, pemotongan anggaran, dan juga bantuan kepada perguruan tinggi swasta juga tidak ada pemotongan juga," kata Nadiem dalam rapat dengan Komisi X DPR yang digelar virtual, Rabu (20/5). (detiknews.com/red)

comments

No comments:

Post a comment