Kupang, CAKRAWALANTT.COM - Dalam mendukung upaya pengembangan potensi lokal,
Sekolah Menengah Atas (SMA) Negeri 1 Fatuleu, Kabupaten Kupang, meluncurkan
Pasar Mini dan Kebun SMANSAFAT yang menyediakan sayuran organik hasil olahan mandiri.
Pasar dan kebun ini diresmikan secara langsung oleh Kepala Bidang Pembinaan dan
Ketenagaan pada Dinas Pendidikan Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), Alfons Ara
Kian, melalui panen perdana, Rabu (19/11/2025).
Kepala SMA Negeri 1 Fatuleu, Aurelius Usa Naing,
mengatakan bahwa pihaknya mulai mengembangkan pembelajaran berbasis potensi
lokal dengan memanfaatkan lahan sekolah yang tersedia. Setiap murid, jelasnya,
bertanggung jawab atas dua polybag
yang ditanami dengan berbagai jenis sayuran organik, seperti kangkung, terong,
pakcoy, cabai, dan lain-lain. Selain murid, sambung Aurelius, para guru dan
tenaga kependidikan juga berpartisipasi dalam pengembangan potensi lokal
tersebut.
“Setiap murid bertanggung jawab atas dua polybag yang ditanami berbagai sayuran
organik. Jadi, ada 707 murid dengan dua polibag-nya,”
tukasnya.
Aurelius menambahkan, Pasar Mini dan Kebun SMANSAFAT
tersebut merupakan bentuk sekaligus luaran dari pembelajaran kontekstual
tentang proyek potensi lokal. Hal ini, ungkapnya, senada dengan Program
Pemerintah Provinsi NTT yang menekankan pentingnya penguatan potensi lokal.
Untuk itu, ia mengapresiasi dukungan yang diberikan
oleh berbagai pihak dalam menyukseskan pembangunan hingga peresmian pasar mini
dan kebun tersebut. Ia berharap, praktik baik tersebut bisa bermanfaat dan
berdampak bagi banyak orang.
“Semoga pasar mini dan kebun ini bisa bermanfaat dan
berdampak bagi banyak orang sekaligus mendukung pembelajaran berbasis potensi
lokal di sekolah kami ini,” pungkas Aurelius.
Pantauan media, peresmian Pasar Mini dan Kebun
SMANSAFAT tersebut turut dihadiri oleh Kepala Cabang Dinas Pendidikan Provinsi
NTT Wilayah I, Koordinator Pengawas dan Pengawas SMA/SMK dan SLB Kabupaten
Kupang, serta kepala SMA/SMK dan SLB se-Kabupaten Kupang. (MDj/red)







0 Comments