Jakarta, CAKRAWALANTT.COM - Pelaksanaan Tes
Kemampuan Akademik (TKA) jenjang SMA/MA/Sederajat dan SMK/MAK yang akan digelar
pada bulan November mendatang menjadi bukti nyata sinergi lintas sektor antara
Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen), pemerintah daerah, dan
berbagai pemangku kepentingan lainnya. Melalui Rapat Koordinasi TKA 2025,
Kemendikdasmen menegaskan pentingnya kolaborasi antarlembaga untuk memastikan
kesiapan, keseragaman pemahaman, serta kelancaran pelaksanaan TKA di seluruh
Indonesia.
Kegiatan rapat
koordinasi ini diikuti oleh ratusan perwakilan dinas pendidikan provinsi dan
kabupaten/kota, kantor wilayah Kementerian Agama provinsi, serta seluruh Unit
Pelaksana Teknis (UPT) Kemendikdasmen di Indonesia.
Kepala Badan Standar,
Kurikulum, dan Asesmen Pendidikan, Toni Toharudin, menyampaikan bahwa
pelaksanaan TKA berskala nasional ini membutuhkan sinergi dan koordinasi yang
solid di semua tingkat pelaksana.
“Kita ingin
memastikan seluruh pelaksana di tingkat provinsi, kabupaten/kota, dan satuan
pendidikan memiliki pemahaman dan kesiapan yang sama,” ujar Toni di Jakarta,
Jumat (24/10).
Lebih lanjut, Toni
pun menekankan bahwa kolaborasi lintas kementerian, pemerintah daerah, dan
satuan pendidikan merupakan kunci sukses pelaksanaan TKA.
“Mari kita jadikan
Tes Kemampuan Akademik 2025 sebagai bukti bahwa sistem pendidikan Indonesia
mampu melaksanakan asesmen nasional dengan standar tinggi, transparan, dan
dipercaya oleh masyarakat. Dengan kerja sama dan semangat yang sama, saya yakin
pelaksanaan TKA tahun ini akan berjalan dengan baik dan menjadi tonggak penting
menuju Pendidikan Bermutu untuk Semua,” tambahnya.
Dukungan daerah juga
terlihat dari kesiapan pemerintah provinsi dan kabupaten/kota dalam mendukung
pelaksanaan TKA. Kolaborasi lintas sektor dalam pelaksanaan Tes Kemampuan
Akademik 2025 menjadi bukti kuat bahwa peningkatan mutu pendidikan tidak dapat
berjalan sendiri.
Melalui sinergi
antara pemerintah pusat, daerah, dan berbagai pemangku kepentingan,
Kemendikdasmen terus memperkuat sistem asesmen nasional yang kredibel,
inklusif, dan berorientasi pada peningkatan kualitas pembelajaran di seluruh
Indonesia. (Kemendikdasmen)





0 Comments