Update

6/recent/ticker-posts

Header Ads Widget

UNWIRA KUPANG

Pemkot Kupang Dukung Mafindo Gelar AI Goes to School di Kota Kupang

Pose bersama. (Foto: Abi Letman)


Kota Kupang, CAKRAWALANTT.COM - Pemerintah Kota (Pemkot) Kupang mendukung Masyarakat Anti Fitnah Indonesia (Mafindo) menggelar Kelas Kecerdasan Artifisial - AI Goes To School di Kota Kupang. Sebuah program unggulan dari Mafindo yang bertujuan untuk mendampingi 10.000 guru di empat puluh kota selama delapan belas bulan, berkolaborasi dengan Pemerintah Kota Kupang bersama Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI ) Kota Kupang. 


Dukungan tersebut disampaikan oleh Penjabat Sekretaris Daerah Kota Kupang, Ignasius R. Lega, SH, saat membuka kegiatan dimaksud di Aula Rumah Jabatan Wali Kota Kupang, Sabtu (20/9/2025). 

 

Ignasius, dalam sambutannya, menyampaikan bahwa dunia pendidikan hari ini menghadapi tantangan besar. Saat ini, jelasnya, anak-anak hidup di era serba digital, informasi berlari lebih cepat dari pemahaman, dan teknologi berkembang lebih cepat dari regulasi. Karena itu, menurutnya, literasi digital bukan lagi pilihan, melainkan kebutuhan dasar.

 

Lebih lanjut dikatakannya, Program AI Goes to School adalah langkah nyata. Peserta didik bukan hanya belajar tentang kecerdasan buatan, tapi juga bagaimana memilah informasi, menghindari jebakan hoaks, serta memanfaatkan teknologi untuk masa depan yang lebih baik.

 

“Mari kita jadikan kegiatan ini bukan sekadar seremoni, tapi sebuah gerakan bersama. gerakan untuk melahirkan generasi Kupang yang cerdas digital, kreatif, beretika, dan siap bersaing di era global,” imbaunya. 



Penanggung Jawab Mafindo Wilayah Kupang, Maria Via D. Pabha Swan, menjelaskan bahwa Mafindo adalah organisasi nirlaba yang didedikasikan untuk memerangi misinformasi dan hoaks. Berdiri pada tahun 2016, Mafindo memiliki lebih dari 95.000 anggota online dan seribu sukarelawan. Selain program anti-hoaks, jelas Maria, Mafindo juga aktif dalam inisiatif pendidikan dan literasi digital, termasuk Program AI Goes To School, untuk menciptakan masyarakat yang lebih cerdas dan tangguh terhadap tantangan era digital.

 

Program ini didukung oleh mitra strategis, seperti Google.org , AVPN , dan Asian Development Bank (ADB), serta bekerja sama dengan pemangku kepentingan lokal untuk memastikan implementasi yang efektif di setiap wilayah.

 

Melalui pelatihan ini, para guru diajak untuk memahami Teknologi KA, etika dalam pemanfaatan KA, manajemen prompt, pemanfaatan KA untuk pembelajaran kreatif, pemanfaatan KA untuk pengelolaan kelas, serta pemanfaatan KA untuk peningkatan kinerja dan Administrasi. Selain itu, program ini juga menyediakan akses ke Platform Learning Management System (LMS) yang memungkinkan guru mengakses materi pelatihan secara fleksibel dan berkelanjutan.



Ketua PGRI Kota Kupang, Aplunia Dethan, dalam sambutannya, juga menyampaikan apresiasi kepada Mafindo untuk kolaborasi tersebut. Menurutnya, pelatihan tersebut akan sangat membantu para guru dalam memanfaatkan teknologi KA dalam pekerjaan sehari-hari sebagai guru. 

 

Untuk diketahui, kegiatan ini melibatkan guru dari tingkat PAUD, TK, SD, SMP, dan SMA/SMU se-Kota Kupang sebanyak 65 orang. (Ansel Ladjar/MDj/red)


Post a Comment

0 Comments