Update

6/recent/ticker-posts

Header Ads Widget

UNWIRA KUPANG

Yapenkar Resmi Umumkan Rektor Terpilih Unwira Periode 2025-2029

Rektor Unwira (kiri), Pater Dr. Philipus Tule, SVD., Ketua Pengurus Yapenkar (tengah), Pater Dr. Ubaldus Djonda, SVD., MA., dan Rektor Terpilih Unwira Periode 2025-2029 (kanan), Pater Dr. Stefanus Lio, SVD., MA., saat menghadiri konferensi pers.


Kupang, CAKRAWALANTT.COM - Yayasan Pendidikan Katolik Arnoldus (Yapenkar) mengumumkan secara resmi Rektor Terpilih Universitas Katolik Widya Mandira (Unwira) Kupang periode 2025-2029 melalui konferensi pers yang digelar di Ruang Rapat Yapenkar, Gedung Rektorat Unwira, Kamis (21/8/2025). Pengumuman ini disampaikan secara langsung oleh Ketua Pengurus Yapenkar, Pater Dr. Ubaldus Djonda, SVD., MA.

 

Pater Ubaldus mengatakan bahwa proses penjaringan dan pemilihan rektor telah dimulai sejak 8 April 2025 dengan melibatkan pihak-pihak terkait, yakni Pengurus Yapenkar dan Senat Unwira. Proses penjaringan tersebut, sambung Pater Ubaldus, menghasilkan lima kandidat dari internal kampus yang kemudian mengikuti serangkaian tahapan, termasuk penyampaian visi, misi, dan program kerja serta penilaian berkas-berkas pendukung.

 

Pater Ubaldus menambahkan, pada 18 Juli 2025, Pengurus Yapenkar mengadakan rapat pemilihan dan penetapan rektor. Pada kesempatan tersebut, jelasnya, para anggota rapat menyetujui untuk melaksanakan pemilihan secara musyawarah dan mufakat. Hasil rapat ini, sambung Pater Ubaldus, disampaikan kepada Pembina Yapenkar dalam Rapat Umum Anggota pada 6 Agustus 2025.   

 

“Setelah melalui proses yang panjang, akhirnya Pater Dr. Stefanus Lio, SVD., MA. terpilih dan ditetapkan sebagai Rektor Terpilih Unwira Periode 2025-2029,” ujar Pater Ubaldus.



Pater Dr. Philipus Tule, SVD. Beri Apresiasi dan Pesan

 

Pada kesempatan tersebut, Rektor Unwira, Pater Dr. Philipus Tule, SVD., memberikan apresiasi bagi Rektor Terpilih Unwira Periode 2025-2029, Pater Dr. Stefanus Lio, SVD., MA. Terpilihnya Pater Stefanus, ungkapnya, tidak terlepas dari proses penjaringan dan penilaian yang panjang. Menurutnya, Pater Stefanus bisa membawa perubahan bagi kemajuan Unwira.

 

“Saya menyampaikan apresiasi. Bagi saya, Pater Stef bisa membawa perubahan bagi kemajuan Unwira,” ujarnya.

 

Pater Philipus juga menyampaikan terima kasih kepada semua pihak yang telah mendukung terwujudnya perubahan dan kemajuan Unwira selama masa kepemimpinannya. Selama itu, ungkap Pater Philipus, ada begitu banyak perkembangan yang terjadi, baik dalam segi akademik maupun nonakademik.



“Kita telah berjuang untuk menyiapkan sumber daya manusia dan fasilitas yang mendukung terwujudnya Unwira yang unggul. Untuk itu, saya mengucapkan limpah terima kasih atas dukungan tersebut,” ungkap Pater Philipus.

 

Pater Philipus berharap, semua program dan pencapaian tersebut bisa dilanjutkan dan bahkan ditingkatkan melalui inovasi-inovasi yang kontekstual dengan perkembangan zaman. Dengan begitu, ungkapnya, Unwira bisa semakin berkembang dan maju, baik di tingkat nasional maupun internasional.

 

Siap Melanjutkan Program dan Membawa Semangat St. Arnoldus Janssen

 

Sementara itu, dalam sesi tanya-jawab, Pater Dr. Stefanus Lio, SVD., MA. menuturkan bahwa dirinya siap melanjutkan semua program dan pencapaian yang telah dijalankan selama masa kepemimpinan Pater Dr. Philipus Tule, SVD.

 

“Saya siap melanjutkan semua program yang telah ada,” tegasnya di hadapan awak media.



Pater Stefanus juga menekankan pentingnya kerja sama dalam mewujudkan Unwira yang unggul dan berdampak luas. Selain itu, dirinya akan selalu membawa semangat St. Arnoldus Janssen, Pendiri Serikat Sabda Allah (SVD), dalam setiap tugas dan tanggung jawab.

 

“Kita harus saling bekerja sama serta menjalankan tugas dan tanggung jawab dengan semangat dan spiritualitas St. Arnoldus Janssen,” pungkasnya.



Untuk diketahui, Pater Dr. Stefanus Lio, SVD., MA. lahir di Wolofeo, 26 Desember 1973. Ia merupakan Dosen pada Program Studi Bimbingan Konseling di Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Unwira sejak tahun 2016.  

 

Pater Stefanus menyelesaikan pendidikan Strata 1 (S1) Filasafat di Sekolah Tinggi Filsafat Katolik Ledalero – sekarang Institut Filsafat dan Teknologi Kreatif Ledalero – pada tahun 2000. Kemudian, ia melanjutkan pendidikan Strata 2 (S2) Bimbingan dan Konseling di University of Santo Tomas, Manila, pada tahun 2009-2011 serta pendidikan Strata 3 (S3) Bimbingan dan Konseling di Universitas Negeri Malang pada tahun 2019-2022. (MDj/red)  


Post a Comment

0 Comments