Update

6/recent/ticker-posts

Header Ads Widget

UNWIRA KUPANG

Peta Jalan Penanganan Sampah di Kota Kupang Mulai Terwujud, Begini Penjelasan dan Harapan Wali Kota Kupang

Wali Kota Kupang, Christian Widodo, saat memaparkan hasil dari seratus hari kerjanya bersama Wakil Wali Kota Kupang.

 

Kota Kupang, CAKRAWALANTT.COM - Dalam mendukung upaya penanganan sampah di Kota Kupang, Pemerintah Kota Kupang mulai mengimplementasikan peta jalan (roadmap) penanganan sampah sebagai sebuah sistem yang berkelanjutan. Peta jalan penanganan sampah ini mulai terwujud dan menunjukkan hasil yang baik dalam seratus hari kerja Wali Kota dan Wakil Wali Kota Kupang. Hal ini disampaikan langsung oleh Wali Kota Kupang, Christian Widodo, saat memaparkan pencapaian hasil kerjanya bersama Wakil Wali Kota Kupang, Serena Francis.

 

“Kami sudah membuatkan roadmap penanganan sampah dan sistem ini bisa digunakan terus hingga kepemimpinan selanjutnya,” ungkap Christian dalam kegiatan media gathering di Hotel Harper, Kota Kupang, Kamis (14/8/2025).

 

Christian menjelaskan, penanganan sampah di Kota Kupang tidak sekadar memindahkan kumpulan sampah ke tempat pembuangan akhir (TPA), tetapi harus melewati proses pengolahan dari tingkat RT hingga kecamatan. Pengolahan sampah tersebut, sambungnya, terdiri atas pemilahan hingga daur ulang, sehingga bisa bernilai ekonomis. Setelah itu, sampah yang tersisa dan tidak bisa terurai dengan jumlah yang kecil dibawa ke TPA Alak.

 

“Sampah-sampah yang dikumpulkan akan diolah dulu. Setelah itu, yang tersisa dengan jumlah yang kecil akan dibawa ke TPA Alak sehingga tidak terjadi penumpukan di sana,” ujarnya.



Untuk mendukung pengelolaan sampah tersebut, lanjut Christian, pihaknya mengadakan 921 tempat sampah di 1.347 RT yang ada di Kota Kupang. Selain itu, sambung Christian, pihaknya juga menyiapkan tiga puluh unit kontainer dan lima puluh truk untuk menampung dan mengangkut sampah. Pada setiap truk, jelasnya, terpasang GPS (Global Positioning System) sehingga bisa dipantau secara langsung oleh warga.

 

Christian menambahkan, upaya penanganan sampah tersebut juga didukung oleh keberadaan tenaga kebersihan yang senantiasa bekerja secara maksimal pada setiap akhir pekan. Untuk itu, ungkapnya, Pemerintah Kota Kupang menyiapkan anggaran sebesar Rp1.719.000.000 sebagai insentif tenaga kebersihan.

 

“Kita juga patut memberikan apresiasi kepada tenaga kebersihan yang sudah bekerja secara maksimal untuk mendukung upaya penanganan sampah yang ada di Kota Kupang,” tukasnya.



Upaya penanganan sampah tersebut mendapatkan banyak apresiasi dari kalangan masyarakat. Meskipun baru berjalan selama seratus hari kerja, peta jalan penanganan sampah yang diluncurkan oleh Wali Kota dan Wakil Wali Kota Kupang tersebut sudah terwujud dengan baik.

 

Christian berharap, program penanganan sampah tersebut bisa terus berjalan dengan baik meskipun terdapat berbagai tantangan dan hambatan. Ia mendorong kerja sama dan partisipasi semua pihak dalam mewujudkan Kota Kupang yang lebih baik.

 

“Kita harus memiliki harapan untuk Kota Kupang yang lebih baik. Saya dengan Kaka Serena menyampaikan terima kasih kepada semua pihak yang telah mendukung kami. Semoga harapan ini bisa berjalan baik dengan dukungan dan kerja sama,” pungkasnya. (MDj/red)


Post a Comment

0 Comments