Update

6/recent/ticker-posts

Header Ads Widget

UNWIRA KUPANG

Yayasan Papha Indonesia Dorong Optimalisasi Layanan PAUD HI di Kecamatan Magepanda

Foto: Tim Yayasan Papha Indonesia berpose bersama Wakil Bupati Sikka usai diskusi di Ruang Kerja Wakil Bupati Sikka, Senin (28/7/2025)


Sikka, CAKRAWALANTT.COM - Dalam menyongsong generasi emas Indonesia tahun 2045, Yayasan Payung Perjuangan Humanis (Papha) Indonesia menginisiasi Proyek Optimalisasi Layanan Pengembangan Anak Usia Dini Holistik Integratif (PAUD HI) di Kecamatan Magepanda, Kabupaten Sikka, selama empat belas bulan, yakni dari Juli 2025 sampai dengan Agustus 2026. Proyek ini didukung oleh William & Lily Foundation (WLF) dan Yayasan Amanah Bangun Negeri (YABN).

 

Direktur Yayasan Papha Indonesia, Bernardus Lewonama Hayon, menuturkan, proyek tersebut diberi nama “Taman Emas” yang nantinya berkontribusi dalam menyelesaikan rendahnya tumbuh dan kembang anak usia dini batasan usia 0-3 tahun di Kecamatan Magepanda.

 

“Kontribusi proyek ini tidak hanya soal intervensi kesehatan dan gizi anak, tetapi juga pada kegiatan pendidikan, pengasuhan, dan perlindungan,” ungkap Bernardus.

 

Proyek Taman Emas tersebut juga didukung oleh Pemerintah Kabupaten Sikka. Wakil Bupati Sikka, Simon Subandi Supriadi, memberikan apresiasi kepada Yayasan Papha Indonesia yang telah mengimplementasikan proyek tersebut di delapan desa dampingan yang berada dalam Kecamatan Magepanda. Delapan desa tersebut adalah Leguwoda, Reroroja, Wodamude, Done, Magepanda, Kolisia, Kolisia B, dan Waturia.

 

“Pemerintah Kabupaten Sikka sangat mendukung program ini. Semoga delapan desa dampingan ini memberikan dampak yang positif dan bermanfaat bagi layanan posyandu berbasis holistik integratif,” ungkapnya.



Sementara itu, Yuldensia Theresiana Hesty, selaku Project Officer, mengatakan bahwa Proyek Taman Emas di Kecamatan Magepanda melibatkan Tim Gugus Tugas Kabupaten Sikka, OPD yang terkait dengan layanan PAUD HI dan stakeholder tingkat Kabupaten Sikka dan Kecamatan Magepanda serta pemerintah dari delapan desa dampingan.

 

“Kepada Tim Gugus Tugas Kabupaten Sikka akan dilibatkan guna membangunan pemahaman bersama dalam optimalisasi layanan PAUD HI serta pentingnya upaya untuk peningkatan kualitas PAUD HI di Kabupaten Sikka serta mendorong kebijakan pembangunan daerah dan desa agar berpihak pada optimalisasi layanan PAUD HI sesuai dengan amanat Perda No. 17 Tahun 2016,” jelasnya. (Bastian/MDj/red)   


Post a Comment

0 Comments