Ende, CAKRAWALANTT.COM - Talkshow Pendidikan-Temu Pendidik Nusantara XII
Kabupaten Ende merupakan sebuah forum diskusi dan kolaborasi yang dihadiri oleh
para pendidik, penggerak komunitas belajar, dan pemangku kepentingan pendidikan
daerah. Forum diskusi dan kolaborasi yang berlangsung di Aula Dinas Pendidikan
Kabupaten Ende pada Sabtu (19/7/2025) ini menekankan pentingnya iklim
pendidikan dan pendidikan iklim.
Dalam talkshow
tersebut, para peserta diberikan pemahaman tentang iklim pendidikan dan
pendidikan iklim. Iklim pendidikan harus tersinkronkan dengan pendidikan iklim.
Keduanya adalah relasi yang hangat dan memuaskan sehingga peserta didik bisa
memperoleh perlakuan yang aman dan sehat dari pendidik dan lingkungan sekitar.
Di sini, sikap partisipatoris, relevan, dan kontekstual menjadikan iklim
pendidikan sebagai fondasi yang penting.
Talkshow tersebut menghadirkan beberapa narasumber,
yakni Berlin dari Trash Hero Kelimutu,
Maria Magdalena Tea selaku Koordinator Guru Penggerak Kabupaten Ende, Lukman
selaku Pengurus Yayasan Guru Belajar (YGB), dan Ferdinandus Watu selaku Anggota
DPRD Kabupaten Ende.
Dalam penjelasannya, Ferdinandus mengatakan, iklim
pendidikan dapat membentuk dan membina karakter anak menjadi lebih paham dan
cakap sesuai kemampuan yang dimiliki. Sedangkan, pendidikan iklim, sambungnya,
berkaitan dengan lingkungan di luar anak dan kontribusi anak kepada lingkungan tersebut
sesuai pengetahuan dan kemampuannya.
Melalui kegiatan tersebut, Ferdinandus berharap,
semangat dan kolaborasi antarpendidik dapat terciptanya sehingga dapat
menemukan ide-ide baru. Hal tersebut, ungkapnya, dapat membantu para pendidik
untuk memulai perubahan dari ruang-ruang sederhana.
“Pendidikan iklim dan iklim pendidikan sangat penting
bagi anak dalam proses pendidikan. Semoga kegiatan ini bisa mendukung
terwujudnya perubahan yang diharapkan,” tambahnya.
Sementara itu, Lukman selaku Pengurus Yayasan Guru
Belajar mengungkapkan bahwa para pendidik harus beradaptasi dengan berbagai
perubahan yang terjadi di kalangan peserta didik. Untuk itu, guru harus terus
belajar agar bisa berdampak dan berkontribusi bagi perkembangan peserta didik.
“Poinnya adalah guru harus belajar dan saling bertukar
ide terkait situasi dan kondisi pendidikan,” pungkasnya. (MDj/red)





0 Comments