Kupang, CAKRAWALANTT.COM - Malam puncak kegiatan Pekan Kreativitas
Mahasiswa Program Studi Akuntansi berlangsung semarak di halaman
Kampus Merdeka Universitas Katolik Widya Mandira, Sabtu (21/06/2025). Kegiatan
yang menjadi wadah ekspresi bakat dan inovasi mahasiswa ini menghadirkan
berbagai lomba menarik seperti tari kreasi nusantara, stand up comedy,
drama, video promosi prodi, dan menampilkan pameran produk kreatif mahasiswa.
Rangkaian Pekan Kreativitas Mahasiswa telah dimulai sejak awal Juni dan diisi dengan aktivitas sosial, seperti pembersihan pantai dan kunjungan ke Panti Asuhan Louis De Moufort.
Kegiatan ini turut dihadiri oleh sejumlah tokoh penting, antara lain Walikota Kupang dr. Christian Widodo, Ketua Yayasan Pendidikan Katolik Arnoldus (YAPENKAR), P. Dr. Ubaldus DJonda, SVD., MA., Elias Yohanis Asamau, S.IP., M.P.P. (narasumber), Deputi Kepala Bank Indonesia Kantor Perwakilan Wilayah NTT, Pratyaksa Candraditya, Kepala KP BEI NTT, Adevi Sabath, perwakilan Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi NTT, serta Alumni Program Studi Akuntansi UNWIRA.
Ketua Program Studi Akuntansi, Yustina Alfira
Nay, SE, M.Acc., dalam sambutannya menyampaikan bahwa kegiatan ini lebih dari
sekadar lomba seni.
“Kegiatan ini memang pekan kreativitas, tetapi
ini adalah momentum kita memberikan wadah untuk adik-adik mengembangkan
kreativitas, talenta yang kalian punya, dan ternyata luar biasa sekali. Saya
percaya bahwa kegiatan ini bukan tentang bagaimana kalian tampil di atas
panggung, tetapi bagaimana adik-adik mampu tumbuh menjadi generasi yang unggul, inovatif, sukses, dan
hebat,” ungkapnya.
Senada dengan itu, Walikota Kupang, dr.
Christian Widodo, memberikan apresiasi atas kegiatan ini yang menurutnya
selaras dengan upaya pemerintah dalam mendorong pertumbuhan ekonomi kreatif
berbasis UMKM.
“Kegiatan ini sejalan dengan visi misi
Pemerintah Kota Kupang. Kami ingin meningkatkan ekonomi kota berbasis UMKM, dan
salah satu cara agar UMKM bisa berkembang adalah dengan sering mengadakan event seperti
pentas senin ini. Prinsip ekonomi itu sederhana di mana orang berkumpul, di situ
ekonomi bergerak. Maka, bikin pentas seni, festival budaya, dan lain-lain,”
tegasnya.
Ia mengakhiri sambutannya dengan pesan
inspiratif, “Di manapun kita berada, kita harus berdampak bagi masyarakat. Kita
bikin acara, bikin perhimpunan apa pun itu, sekecil apa pun itu,” tutupnya.
Acara juga dimeriahkan oleh penampilan dari
Kaboax dan Mega Beatbox Kupang, yang menghadirkan hiburan kreatif dan
interaktif bagi seluruh hadirin. Kegiatan dilanjutkan dengan pengumuman para
pemenang lomba dari berbagai kategori. (Emil/Yosefa
Saru/red)





0 Comments