CAKRAWALANTT.COM - Sebagai salah satu bentuk program pengabdian
kepada masyarakat, Badan Eksekutif Mahasiswa Program Studi Ilmu Pemerintahan
(BEMPS-IPM) Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Katolik Widya
Mandira, mengadakan kegiatan bakti sosial di TPA Alak, Sabtu (07/06/2025).
Grace Weru Malana, Koordinator Program
Pengabdian Masyarakat, menyampaikan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk
menumbuhkan rasa peduli, solidaritas, serta keberanian dalam menyuarakan
kepentingan masyarakat.
“Kegiatan bakti sosial ini dilakukan bukan hanya untuk
berbagi secara materi, tetapi kami hadir memberikan edukasi tentang pentingnya
menjaga kesehatan dan kebersihan diri serta edukasi sederhana untuk anak-anak”.
Ia juga menyampaikan harapannya agar pemerintah
setempat lebih memperhatikan kesejahteraan masyarakat di TPA Alak, khususnya
dalam hal kesehatan dan pendidikan.
Senada dengan itu, Ketua BEMPS IPM, Droste Go
Jewa,menekankan bahwa kehadiran mahasiswa di lokasi tersebut juga merupakan
upaya untuk memahami secara langsung persoalan yang dihadapi masyarakat.
“Kehadiran kami bukan hanya untuk berbagi, tapi
kami juga hadir untuk mengetahui apa saja yang menjadi kendala atau keluhan
dari bapa dan mama sekalian agar kami dapat membantu menjembatani apa yang
menjadi keluhan dari bapa dan mama di sini," lanjutnya.
Warga TPA Alak turut menyampaikan berbagai
persoalan yang mereka hadapi. Esi Nenogasu, salah satu warga mengeluhkan
sulitnya mengakses bantuan pendidikan serta layanan kesehatan.
“Salah satu keluhan kami yaitu menyangkut pendidikan
anak-anak kami, terkait PIP agar anak-anak kami dapat melanjutkan studi
ke jenjang yang lebih tinggi. Selain itu, tentang masalah kesehatan, kami di
sini kebanyakan tidak ada kartu berobat. Kalaupun ada, kartunya sudah tidak
aktif lagi. Proses untuk aktifkan kembali kartu sangat lama, sehingga kami
tidak urus kartu berobat,” jelas Esi.
Sementara itu, Vince, warga lainnya,
menyampaikan rasa terima kasih atas perhatian dan kepedulian mahasiswa UNWIRA.
“Saya sangat berterima kasih atas kunjungan
mahasiswa di tempat ini. Saya percaya ini merupakan berkat dari Tuhan karena
masih ada anak muda yang melihat dan peduli dengan kami di sini,” ungkapnya. (Juintan Beko/Yosefa Saru/red)





0 Comments