![]() |
| Suasana kegiatan. |
TTS, CAKRAWALANTT.COM - Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) Sejarah
Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS) saling menyatukan persepsi melalui
kegiatan bersama yang mengusung tema “Pembelajaran yang Kreatif dan Inovatif”,
Sabtu (15/2/2025). Kegiatan yang berlangsung di Aula SMA Efata Soe tersebut
merupakan program rutin yang telah disepakati.
Ketua MGMP Sejarah Kabupaten TTS, Nitanel Nokas,
menuturkan, kegiatan tersebut bertujuan untuk membantu para guru dalam
memfasilitasi pembelajaran yang aman, nyaman, dan berpihak/berpusat pada
peserta didik.
“Ini adalah program rutin. Tujuannya adalah
untuk menyatukan persepsi demi terciptanya pembelajaran yang kreatif dan
inovatif,” tambahnya.
Ia menjelaskan, sesuai survei, terdapat banyak
tantangan yang kerap ditemui di dalam kelas, khususnya pada mata pelajaran
Sejarah. Untuk itu, sambung Nitanel, melalui kegiatan tersebut, para guru bisa
saling berbagi dan menyatukan persepsi untuk mengatasi setiap tantangan yang
terjadi.
“Kami lebih mengutamakan kajian terkait
pendekatan, model, media, dan metode pembelajaran. Makanya, masing-masing guru
bisa saling berdiskusi dan berbagi praktik baik,” ungkap Nitanel.
Untuk diketahui, Narasumber dalam kegiatan
tersebut, yakni Bronihas Nesimnasi, S.Pd., Gr. dengan materi “Pendekatan
Deep Learning”, Stefenson Banoet, S.Pd.,
Gr. dengan materi “Penelitian dan Penulisan Sejarah”, serta Nitanel Imanuel
Nokas, S.Pd., Gr. dengan materi “Media Pembelajaran Interaktif Berbasis Learning Management Sistem (LMS)” yang
diberi nama “Mobile Class Pintar”. (Albert
Baunsele/MDj/red)








0 Comments