Update

6/recent/ticker-posts

Header Ads Widget

UNWIRA KUPANG

Meriahkan PKLB, SMA Negeri Banat Gelar Aneka Perlombaan

 

Pose bersama di sela-sela kegiatan perlombaan.


TTS, CAKRAWALANTT.COM - Dalam memeriahkan Pekan Kegiatan Libur Besar (PKLB), Sekolah Menengah Atas (SMA) Negeri Banat, kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS), menggelar aneka perlombaan selama 2 hari, yakni Kamis-Jumat (4-5/1/2024), di sekolah tersebut.

 

Kepada media ini, Sabtu (6/1/2024), Kepala SMA Negeri Banat, Putry E. T. I. R. Babys, menjelaskan, terdapat 5 jenis perlombaan dalam PKLB tersebut, yakni debat bahasa Inggris, debat bahasa Indonesia, pidato, menyanyi solo kategori putra dan putri, serta pengolahan pangan lokal.

 

“Debat bahasa Inggris diikuti oleh 6 tim, debat bahasa Indonesia dan pidato diikuti oleh 6 tim, menyanyi solo kategori putra dan putri diikuti oleh 12 orang, serta pengolahan pangan lokal diikuti oleh 18 tim. Pada lomba pengolahan pangan lokal, terdapat beberapa menu yang dibuat, yakni jagung katemak, bose, getut, ubi, talam ubi, onde goreng, dan onde kukus,” tambahnya.



Putry menuturkan, kegiatan perlombaan tersebut, selain untuk memeriahkan PKLB, juga bertujuan untuk memotivasi para peserta didik agar lebih giat mengembangkan potensi diri masing-masing.

 

“Bahkan, beberapa peserta didik yang berpartisipasi dalam lomba pidato mengaku ikut terlibat karena termotivasi dengan rekan mereka yang berhasil menjuarai lomba pidato tingkat kabupaten TTS yang diselenggarakan oleh Kesbangpol bersama Dinas Kearsipan dan Perpustakaan tahun 2023 lalu,” ungkap Putry.

 

Lebih lanjut, Putry mengatakan, pada penyelenggaraan lomba tersebut, beberapa pihak ekternal sekolah turut dilibatkan sebagai tim juri, seperti dosen dari Universitas Timor dan Institut Pendidikan Soe, Ketua Tim Penggerak Kecamatan Kolbano, Ketua Tim Penggerak Desa Ofu, dan Ketua Majelis/Pdt. Taebesa.



Di sisi senada, salah satu juri, Yabes, mengapresiasi penyelenggaraan perlombaan tersebut. Menurutnya, event tersebut bisa menjadi wadah pengembangan potensi, minat, dan bakat peserta didik.

 

“Kegiatan ini sangat positif dan tentunya berguna sebagai wadah pengembangan diri para peserta didik,” pungkasnya. (Albert Baunsele/MDj/red)


Post a Comment

0 Comments