Update

6/recent/ticker-posts

Header Ads Widget

UNWIRA KUPANG

Kantor Bahasa Provinsi NTT Selenggarakan Bengkel Sastra Tahun 2023 di Kabupaten Sumba Timur

 

(Dokumentasi kegiatan Bengkel Sastra bersama Kantor Bahasa Provinsi NTT di Kabupaten Sumba Timur)


Sumba Timur, CAKRAWALANTT.COM - Kantor Bahasa Provinsi NTT menyelenggarakan kegiatan Bengkel Sastra: Peningkatan Apresiasi Sastra Bagi SMA/SMK/MA Tahun 2023 di Kabupaten Sumba Timur pada 20-23 Juni 2023 bertempat di Aula Hotel Cendana, Jalan Ikan Hiu Km. 5, Kelurahan Kambajawa, Kecamatan Waingapu. Kegiatan yang dibuka oleh Koordinator Pengawas (Korwas) SMA/SMK dan SLB Kabupaten Sumba Timur tersebut diikuti oleh 40 orang peserta yang terdiri atas 4 siswa dan 1 guru pendamping dari 8 sekolah di Kabupaten Sumba Timur.

 

Dalam sambutannya, Korwas SMA/SMK dan SLB Kabupaten Sumba Timur, Albertin Natara, S.Pd., menyampaikan kesan positif dan pesan yang menguatkan.

 

“Bapak Ibu guru dan siswa yang menjadi peserta harus mengikuti kegiatan dengan baik karena sudah terpilih dan dibiayai negara. Meskipun peserta kegiatan ini tidak semua berasal dari jurusan bahasa, tetapi harus menyerap segala ilmu yang didapat dari Narasumber,” ujarnya.



Sementara itu, KTU Kantor Bahasa Provinsi NTT, Irwan A. Pellondou, yang hadir mewakili Kepala Kantor Bahasa Provinsi NTT, Elis Setiati, S.Pd.,M.Hum., dalam sambutannya, memberikan informasi tentang arah kebijakan Kantor Bahasa Provinsi NTT dan pemahaman tentang sastra bahwa dalam sastra terdapat pesan moral dan dalam pesan moral tersebut terdapat kebaikan.

 

Ia sangat senang karena ada sebagian peserta yang aktif berkontribusi dalam pembuatan konten digital untuk sekolahnya. Selain itu, ia juga mendorong para peserta untuk terlibat aktif dalam peningkatan literasi, setidaknya di lingkungan sekitar tempat tinggal masing-masing.



“Silahkan adik-adik berkenalan dengan Kakak-kakak dari komunitas literasi yang ada di Sumba Timur dan berkolaborasi,” tambahnya.

 

Bengkel Sastra merupakan salah satu wujud nyata dari kegiatan peningkatan apresiasi sastra di kalangan dunia pendidikan, khususnya bagi guru dan siswa, baik sekolah negeri maupun swasta. Kegiatan yang telah dirintis sejak tahun 1994 dalam agenda Bulan Bahasa dan Sastra dan telah berlangsung selama bertahun-tahun itu dilaksanakan dalam bentuk pertemuan yang secara intensif membahas hal-hal yang berhubungan dengan pemahaman dan penciptaan karya sastra, baik dalam bentuk puisi, cerpen, pantun, ataupun drama.

 

Dalam pelaksanaannya, Bengkel Sastra dibagi dalam beberapa sesi, yakni, paparan teori, teknik penulisan karya sastra, praktik menulis, pendampingan/mentoring, dan pembacaan karya sastra.



Kegiatan Bengkel Sastra diselenggarakan untuk memberikan kesempatan kepada guru dan siswa agar dapat berinteraksi langsung dengan sastrawan/penulis serta dapat menggali wawasan tentang kesastraan. Selain itu, kegiatan tersebut juga dapat menumbuhkan minat guru dan siswa terhadap sastra, serta meningkatkan apresiasi mereka terhadap sastra. Materi kegiatan Bengkel Sastra tersebut adalah peningkatan apresiasi sastra yang meliputi menulis proses (cerpen) dan puisi. (Denis/MDj/red)


Post a Comment

0 Comments