Update

6/recent/ticker-posts

Header Ads Widget

MENABUR DAN MENUAI TANPA BATAS

 



(Sekilas tentang Kegiatan BKSN 2021 di SMPK Alvares Paga)


Sikka, CAKRAWALANTT.COM - Di tengah pandemi Covid-19 yang (masih) melanda, situasi dan kondisi (sikon) pun terus mempersempit ruang gerak kolektif. Masyarakat dituntut untuk berkreasi dan berinovasi guna beradaptasi dalam tatanan hidup di era normal baru (new normal era). Dunia pendidikan pun menjadi salah satu aspek penting yang turut mengalami penataan ulang. Kegiatan belajar dan mengajar (KBM), regulasi, hingga kompetensi para pendidik terus didorong untuk mampu menyesuaikan diri dengan sikon terkini.

 

Hal tersebut juga berlaku bagi Sekolah Menengah Pertama Katolik (SMPK) Alvares Paga dalam menghadapi situasi pandemi tersebut. Semua guru, tenaga kependidikan, peserta didik, dan orang tua atau wali yang tergabung di dalamnya harus terus “meng-upgrade” diri guna bertahan di tengah keterbatasan akibat pandemi.

 

Merayakan BKSN 2021 di SMPK Alvares Paga

 

Daya dan upaya yang dilakukan oleh SMPK Alvares Paga terus memacu transformasi para warga sekolahnya untuk meningkatkan dan mempertahankan kualitas personal maupun lembaga. Hal itu bisa terlihat dari rangkaian kegiatan pada Bulan Kitab Suci Nasional (BKSN) 2021 yang turut “meng-upgrade” kapasitas dan kompetensi personal semua warga SMPK Alvares Paga. Lembaga pendidikan menengah yang terletak di Kabupaten Sikka tersebut memilih cara tersendiri untuk merayakan BKSN 2021 dengan tetap menerapkan protokol kesehatan (prokes).

 

Di bawah tema “Yesus Sahabat Seperjalanan Kita”, pihak SMPK Alvares Paga menyelenggarakan kegiatan perlombaan membaca teks Kitab Suci menggunakan Bahasa Inggris dan lomba menyanyikan mazmur antar kelas. Kegiatan tersebut merupakan program rutin sekolah yang telah direncanakan sejak awal tahun di bawah tanggung jawab Tim Pastoral Care Sekolah dengan bekerja sama dengan Tim Kesiswaan serta unit-unit kerja lainnya.



Kegiatan tersebut bersifat wajib sebab bertujuan untuk memberikan warna tersendiri atau kekhasan bagi sekolah-sekolah Katolik pada umumnya. Di SMPK Alvares Paga sendiri, kegiatan BKSN 2021 tersebut dilaksanakan sesuai kebijakan Dinas Pendidikan, Kebudayaan, dan Olahraga (PKO) Kabupaten Sikka dan Standar Operasional Prosedur (SOP) Kegiatan Pembelajaran di Masa Pandemi yang dikeluarkan oleh sekolah.   

 

Kegiatan BKSN 2021 tersebut diatur secara baik oleh Tim Pastoral Care dan Tim Kesiswaan secara baik, mulai dari tahap perencanaan hingga pelaksanaan. Kegiatan perlombaan membaca Kitab Suci menggunakan Bahasa Inggris dan menyanyikan mazmur dilaksanakan selama empat (4) hari, yakni; Rabu-Sabtu (15-18/09/2021). Kegiatan yang berlangsung di lingkungan SMPK Alvares Paga tersebut dibagi ke dalam dua (2) babak. Babak pertama merupakan masa penyisihan dan dilaksanakan selama tiga (3) hari untuk memilih satu utusan terbaik dari setiap tingkatan kelas. Sedangkan, babak kedua merupakan momen final dimana para peserta terbaik dari setiap tingkatan kelas akan diseleksi berdasarkan penjurian untuk memperoleh pemenang terbaik.

 

Dalam pelaksanannya, babak penyisihan berlangsung pada Rabu hingga Jumat (15-17/09/2021) secara baik dan lancar. Kemudian pada akhir babak penyisihan, setiap tingkatan kelas akan mendapatkan satu utusan dari setiap mata lomba yang diuji menuju babak final. Babak final berlangsung pada Sabtu (18/09/2021). Kegiatan tersebut diawali dengan Perayaan Ekaristi di lingkungan sekolah berdasarkan izin langsung dari Pastor Paroki setempat secara terbatas dengan hanya diikuti oleh peserta lomba, beberapa pengurus Organisasi Siswa Intra Sekolah (OSIS), dan para guru serta pegawai. Perayaan Ekaristi tersebut dipimpin langsung oleh Kepala SMPK Alvares Paga, RP. Octavianus Tiwu Seto, O.Carm.  




Menabur dan Menuai Di Tengah Keterbatasan

 

Dalam kothbahnya, RP. Octavianus menyampaikan bahwa terdapat dua hal penting yang harus diperhatikan dalam kegiatan BKSN 2021 ini. Pertama, merujuk pada teks Kitab Suci Lukas 8 : 4-15, ungkapnya, setiap orang adalah penabur yang mempunyai kapasitas untuk menabur sesuatu. Apa yang ditabur, imbuhnya, adalah apa yang dituai. Menurutnya, isi, buah dan hasil yang diperoleh sangat bergantung pada usaha untuk menghidupkan benih tersebut serta tempat dimana benih tersebut ditabur. Dengan kata lain, terang RP. Octovianus, keberhasilan itu bergantung pada pilihan bebas kita semua.

 

Kedua, menurutnya, BKSN kali ini adalah cara dan jalan untuk menggugah kesadaran iman untuk bertumbuh dan berkembang di dalam Sabda Tuhan, sehingga semua  pihak harus menjadi benih yang baik dan subur serta mampu menghasilkan buah yang baik dan manis pula. Maka dari itu, tuturnya, dalam kegiatan perlombaan tersebut, semua peserta lomba merupakan bibit baik yang jatuh di tanah yang baik di kelasnya, serta mampu menjadi bintang di antara semua peserta didik.



Seusai Perayaan Ekaristi, pihak sekolah melanjutkan kegiatan babak final perlombaan BKSN untuk kategori membaca Kitab Suci menggunakan Bahasa Inggris dan menyanyikan mazmur. Jalannya perlombaan mendapatkan antusiasme yang luar biasa dari warga sekolah lainnya. Setelah itu, RP. Octovianus menutup kegiatan BKSN dengan penuh apresiasi. Dirinya mengucapkan rasa terima kasih atas dukungan dan keterlibatan aktif para peserta lomba dan pihak-pihak terkait dalam menyukseskan kegiatan tersebut.

 

Lebih lanjut, melalui kegiatan BKSN itu, terangnya, para peserta didik bisa menggali potensi dan kecakapannya dalam proses pendidikan. Selain itu, sambungnya, semua pihak harus mampu bersikap optimis dan yakin akan kemampuan, potensi, dan sumber daya yang dimilikinya. Selanjutnya, di akhir kegiatan, semua pihak yang terlibat melakukan foto bersama guna melengkapi dokumentasi sekolah.

 

Berdasarkan rilis yang diterima media ini, para pemenang berdasarkan kategori lomba adalah sebagai berikut (1) Lomba Membaca Teks Kitab Suci dalam Bahasa Inggris terdiri atas Maria Chesnawati Guru Toa (Kelas VIII) sebagai Juara I; Yosefina Fianelda Kipa (Kelas VII) sebagai Juara II; dan Christo Rey Tanjaya (Kelas IX) sebagai Juara III, serta (2) Lomba Menyanyikan Mazmur terdiri atas Arsila Monika (Kelas VII) sebagai Juara I; Oktalit F. K. Fircan Leba (Kelas VIII) sebagai Juara II; Maria Epifania Jie Sola (Kelas IX) sebagai Juara III.

 

Teks dan Foto : Tim Humas SMPK Alvares Paga

Editor : Mario Djegho (red)


Post a Comment

0 Comments