Latest News

Friday, 18 September 2020

TENTANG KERJA TANGAN, INI KATA PASTOR DALSI SAUNOAH

 

Tentang kerja tangan, Pastor Dalsi Saunoah punya pandangan dan pengalaman tersendri. Pastor bernama lengkap Dalmasius Saunoah yang kini bertugas di Paroki Santo Petrus Paulus Lurasik (Kabupaten TTU), Keuskupan Atambua ini, mengungkapkan, kerja tangan sebenarnya merupakan hal yang biasa-biasa saja. Namun jika dilakukan dengan ketekunan, hal tersebut dapat membuahkan hasil besar.

 

Sosoknya beberapa waktu terakhir cukup viral di media sosial karena ketekunannya dalam mengolah lahan untuk menanam tomat. Dari 5.500 pohon tomat yang ditanam di atas lahan mendekati satu hektar, ungkapnya, hingga kini sudah dipanen 2.000-an ember tomat.

 

Pastor muda kelahiran 5 Desember 1989 ini berkisah bahwa hasil panen pertama, dipersembahkan untuk umat Paroki Santo Petrus Paulus Lurasik.

 


“Hasil panen pertama, kita persembahkan untuk umat, sebagai bentuk nyata rasa solidaritas terhadap umat, dan terutama, semoga apa yang kami lakukan ini, dapat dijadikan sebagai contoh,” ungkapnya.

 

Ketika ditanya tentang motivasi kerja tangan, mantan Frater TOP Paroki Maria Ratu Oeolo ini menyatakan bahwa pada awalnya, ia merasa biasa-biasa saja dengan kebiasaan kerja tangan. Dirinya mengaku bahwa semangat dan ketekunan kerja tangan Pastor Parokinya, Rm. Yohanes Oki, Pr., sangat membentuk mentalnya untuk bekerja tangan.

 

“Saya akui bahwa selain niat pribadi saya untuk bekerja, motivasi dan ketekunan kerja tangan dari Pastor Paroki saya, Rm. John Oki, Pr., sangat membantu saya.”

 

Pastor Dalsi juga menyatakan bahwa apa yang dilakukannya merupakan wujud pelaksanaan pemberdayaan ekonomi umat, khususnya Paroki Santo Petrus Paulus Lurasik, dengan spirit turun tangan langsung sebagai teladan.

 


Pastor Dalsi tidak bekerja sendirian. Dirinya selalu didukung oleh dua orang pastor, satu orang frater; Rm. John Oki, Pr., Rm. Ino Nahak, Pr., dan Frater Hermin Eko. Sekelompok anak muda juga sangat antusias menemani Pastor Dalsi dalam pekerjaan harian, entah menanam, menyiram, merawat, memanen dan distribusi ke tengah masyarakat.

 

Ketika ditanya tentang rahasia kesuburan tanaman, Pastor Dalsi, lantas mengutip ayat Kitab Suci bahwa “Paulus menanam, Apolos menyiram dan Allah-lah yang memberikan pertumbuhan” (1Kor.3:6).

 

Proficiat Pastor Muda. Semangat! Kami dukung 100%. Teman telah menunjukkan contoh yang baik untuk diteladani. Doa dan berkat menyertai.

 

 Penulis: Rm. Yudel Neno, Pr.

Pastor di Paroki Santa Maria Fatima Betun (Malaka), Keuskupan Atambua

comments

No comments:

Post a comment