Update

6/recent/ticker-posts

Header Ads Widget

UNWIRA KUPANG

Dua Siswa SMA Negeri 1 Sabu Timur Raih Penghargaan Duta Siswa Kabupaten Sabu Raijua Tahun 2026

Vitry Anisa Lobo (kiri) dan Claudia Grace Batukh (kanan) berpose bersama Kepala SMA Negeri 1 Sabu Timur, Imanuel Mangngi, S.Pd. (tengah).


Sabu Raijua, CAKRAWALANTT.COM - Prestasi membanggakan kembali diukir oleh dunia pendidikan di Kabupaten Sabu Raijua. Dua siswa terbaik dari Sekolah Menengah Atas (SMA) Negeri 1 Sabu Timur, yakni Vitry Anisa Lobo dan Claudia Grace Batukh, dianugerahi penghargaan prestisius sebagai “Duta Siswa Kabupaten Sabu Raijua Tahun 2026”. Penghargaan ini diserahkan secara langsung oleh Yayasan Duta Siswa Indonesia sebagai wujud apresiasi atas dedikasi, prestasi akademis, serta kontribusi aktif dari kedua siswa tersebut.

 

Penganugerahan gelar duta siswa tersebut bukan sekadar bentuk apresiasi formal, tetapi juga pengakuan atas komitmen Vitry dan Claudia dalam menginspirasi generasi muda di Kabupaten Sabu Raijua. Keduanya dinilai berhasil menunjukkan integritas tinggi, memperkuat kesadaran bangsa dan bernegara di lingkungan sekolah, serta berkontribusi nyata dalam mendukung program mencerdaskan kehidupan bangsa menuju Indonesia emas tahun 2045.

 

Dukungan Sekolah Runtuhkan Keraguan

 

Perjalanan meraih gelar tersebut tentu tidak mudah. Semua tahap harus dilalui dengan berbagai tantangan dan kendala yang datang. Vitry dan Claudia memang mengakuinya. Pada tahap awal seleksi, keduanya sempat ragu dan pesimis terhadap proses selanjutnya. Keraguan ini, ungkap Vitry dan Claudia, selalu membayangi langkah mereka untuk berkompetisi.

 

“Awalnya, kami pesimis dan ragu untuk bersaing dengan peserta lainnya,” ungkap Vitry dan Claudia saat menceritakan pengalaman masing-masing.

 

Namun, seiring waktu, kepercayaan diri mulai tumbuh dalam diri mereka. Kehadiran ekosistem sekolah yang sangat mendukung menjadi kunci utama yang menguatkan mental dan semangat bertanding mereka. Selain itu, dorongan moril dan arahan yang diberikan oleh pimpinan sekolah, jajaran guru, serta teman-teman siswa lainnya memberikan energi tambahan bagi mereka. Dengan semangat dan dukungan dimiliki, Vitry dan Claudia berhasil melewati setiap tahapan seleksi dengan maksimal.

 

“Berkat dukungan sekolah, kami mampu melewati seluruh proses hingga berhasil meraih penghargaan,” tukas keduanya.

 

Menjadi Kebanggaan Sekolah

 

Sementara itu, Kepala SMA Negeri 1 Sabu Timur, Imanuel Mangngi, S.Pd., menyampaikan apresiasi atas keberhasil kedua siswa tersebut. Menurut Imanuel, pencapaian ini merupakan bukti nyata bahwa tantangan geografis dan keterbatasan bukan penghalang bagi para siswa untuk menorehkan prestasi. Hal ini, sambung Imanuel, menjadi kontribusi penting dalam pembangunan kualitas sumber daya manusia di Kabupaten Sabu Raijua.

 

“Pihak sekolah sangat bangga dengan pencapaian Ananda Vitry dan Claudia. Semoga prestasi ini bisa menjadi teladan bagi siswa lainnya agar mampu menorehkan prestasi dan menjadi kebanggaan banyak pihak,” harap Imanuel.

 

Lebih lanjut, jelas Imanuel, keberhasilan Vitry dan Claudia tersebut sangat berperan strategis bagi perkembangan karakter remaja saat ini. Di tengah pesatnya arus informasi dan tantangan zaman, hadirnya figur teladan (role model) dari kalangan sebaya (peer group) sangat dibutuhkan dalam menjaga motivasi belajar serta menanamkan nilai-nilai positif.

 

“Mereka dituntut untuk mampu merangkul sesama pelajar, mengajak mereka menjauhi perilaku negatif, serta berfokus pada pengembangan potensi diri,” tambah Imanuel.

 

Untuk diketahui, keberhasilan Vitry dan Claudia tersebut turut menegaskan pentingnya sinergi antara pimpinan sekolah, guru, dan murid dalam menciptakan lingkungan belajar yang kondusif dan suportif. Hal ini semakin menegaskan peran antarpihak dalam membangun dunia pendidikan yang berkualitas. (MDj/red)


Post a Comment

0 Comments