![]() |
| Vitry Anisa Lobo (kiri) dan Claudia Grace Batukh (kanan) berpose bersama Kepala SMA Negeri 1 Sabu Timur, Imanuel Mangngi, S.Pd. (tengah). |
Sabu Raijua, CAKRAWALANTT.COM - Prestasi membanggakan kembali diukir oleh dunia
pendidikan di Kabupaten Sabu Raijua. Dua siswa terbaik dari Sekolah Menengah
Atas (SMA) Negeri 1 Sabu Timur, yakni Vitry Anisa Lobo dan Claudia Grace
Batukh, dianugerahi penghargaan prestisius sebagai “Duta Siswa Kabupaten Sabu
Raijua Tahun 2026”. Penghargaan ini diserahkan secara langsung oleh Yayasan
Duta Siswa Indonesia sebagai wujud apresiasi atas dedikasi, prestasi akademis,
serta kontribusi aktif dari kedua siswa tersebut.
Penganugerahan gelar duta siswa tersebut bukan sekadar
bentuk apresiasi formal, tetapi juga pengakuan atas komitmen Vitry dan Claudia
dalam menginspirasi generasi muda di Kabupaten Sabu Raijua. Keduanya dinilai
berhasil menunjukkan integritas tinggi, memperkuat kesadaran bangsa dan
bernegara di lingkungan sekolah, serta berkontribusi nyata dalam mendukung
program mencerdaskan kehidupan bangsa menuju Indonesia emas tahun 2045.
Dukungan Sekolah Runtuhkan Keraguan
Perjalanan meraih gelar tersebut tentu tidak mudah.
Semua tahap harus dilalui dengan berbagai tantangan dan kendala yang datang.
Vitry dan Claudia memang mengakuinya. Pada tahap awal seleksi, keduanya sempat
ragu dan pesimis terhadap proses selanjutnya. Keraguan ini, ungkap Vitry dan
Claudia, selalu membayangi langkah mereka untuk berkompetisi.
“Awalnya, kami pesimis dan ragu untuk bersaing dengan
peserta lainnya,” ungkap Vitry dan Claudia saat menceritakan pengalaman
masing-masing.
Namun, seiring waktu, kepercayaan diri mulai tumbuh
dalam diri mereka. Kehadiran ekosistem sekolah yang sangat mendukung menjadi
kunci utama yang menguatkan mental dan semangat bertanding mereka. Selain itu,
dorongan moril dan arahan yang diberikan oleh pimpinan sekolah, jajaran guru,
serta teman-teman siswa lainnya memberikan energi tambahan bagi mereka. Dengan
semangat dan dukungan dimiliki, Vitry dan Claudia berhasil melewati setiap
tahapan seleksi dengan maksimal.
“Berkat dukungan sekolah, kami mampu melewati seluruh
proses hingga berhasil meraih penghargaan,” tukas keduanya.
Menjadi Kebanggaan Sekolah
Sementara itu, Kepala SMA Negeri 1 Sabu Timur, Imanuel
Mangngi, S.Pd., menyampaikan apresiasi atas keberhasil kedua siswa tersebut.
Menurut Imanuel, pencapaian ini merupakan bukti nyata bahwa tantangan geografis
dan keterbatasan bukan penghalang bagi para siswa untuk menorehkan prestasi.
Hal ini, sambung Imanuel, menjadi kontribusi penting dalam pembangunan kualitas
sumber daya manusia di Kabupaten Sabu Raijua.
“Pihak sekolah sangat bangga dengan pencapaian Ananda
Vitry dan Claudia. Semoga prestasi ini bisa menjadi teladan bagi siswa lainnya
agar mampu menorehkan prestasi dan menjadi kebanggaan banyak pihak,” harap
Imanuel.
Lebih lanjut, jelas Imanuel, keberhasilan Vitry dan
Claudia tersebut sangat berperan strategis bagi perkembangan karakter remaja
saat ini. Di tengah pesatnya arus informasi dan tantangan zaman, hadirnya figur
teladan (role model) dari kalangan
sebaya (peer group) sangat dibutuhkan
dalam menjaga motivasi belajar serta menanamkan nilai-nilai positif.
“Mereka dituntut untuk mampu merangkul sesama pelajar,
mengajak mereka menjauhi perilaku negatif, serta berfokus pada pengembangan
potensi diri,” tambah Imanuel.
Untuk diketahui, keberhasilan Vitry dan Claudia
tersebut turut menegaskan pentingnya sinergi antara pimpinan sekolah, guru, dan
murid dalam menciptakan lingkungan belajar yang kondusif dan suportif. Hal ini
semakin menegaskan peran antarpihak dalam membangun dunia pendidikan yang
berkualitas. (MDj/red)




0 Comments