Latest News

Monday, 14 November 2016

Merayakan Hari Pahlawan dan Ulang Tahun Ke-53

SMPN 1  Borong Adakan Seminar



Borong, Cakrawala NTT
Bertepatan dengan Hari Pahlawan yang jatuh setiap tanggal 10 November, Keluarga besar SMPN 1 Borong merayakan syukuran emas dan HUT ke-53  di halaman sekolah SMPN 1 Borong. Peringatan hari pahlawan dan syukuran ulang tahun ini dirayakan dengan melakukan seminar sehari. Para siswa, guru, undangan dan alumni hadir dalam kegiatan yang dilaksanakan pada Kamis (10/11/2016) ini. Alumni yang hadir diantaranya Bupati Manggarai Timur Drs. Yoseph Tote, Hironimus Nawang, Boni Sae, Erna Mena Niman, Matias Mingga. Gaspar Nangga, dan Yoseph Durahi selaku Sekretaris Dinas PPO Kabupaten Manggarai Timur.
Yoseph Tote dalam sambutanya mengatakan, perjalanan SMPN 1 Borong hingga usianya yang ke 53 tak lepas dari campur tangan Tuhan. Karena itu ia mengajak segenap elemen sekolah untuk bersyukur atas peristiwa yang dirayakan pada hari itu.
Dalam seminar, Yoseph Tote yang membawakan materi tentang pendidikan yang lebih mengarah pada pengembangan karakter, mengatakan, pendidikan karakter sangat penting dalam sistem pendidikan demi menghasilkan generasi yang mampu berpikir dan bertindak dalam kehidupan bersama yang lebih baik. Secara khusus ia mengatakan akan berupaya mewujudkan masyarakat Manggarai Timur yang sejahtera, cerdas, sehat, dan ramah terhadap lingkungan (green partisipan). Pelaksanaan ide itu tetap dalam koridor hukum yang dikolaborasikan dengan budaya lokal. Sementara itu, Erna Mene Niman hadir dengan materi tentang Perubahan Pradigma Pendidikan dalam Meningkatkan Mutu Pendidikan.
Kepala SMPN 1 Borong, Menggot Yuvensius, dalam sambutannya menjelaskan tentang sejarah SMPN 1 Borong. Ia mengatakan, pada tahun 1963, Yayasan Pancasila Mukun yang diketahui oleh Pastor Vojenciack, SVD, sebagai Pastor Paroki Mukun, bersama pengurus yayasan memutuskan untuk memindahkan SMP Sawasta Mukun ke Borong dengan nama SMP Swasta Pancasila Mukun di Borong. Sejak tanggal 11 November 1963, kegiatan belajar mengajar  di SMP Pancasila Mukun di Borong mulai dijalankan.
Dalam perjalanan, nama SMP Pancasila Mukun di Borong disebut SMP Swasta Pancasila Borong. Seiring dengan jalanya waktu, Yayasan Pancasila Borong mengalami krisis keuangan yang menganggu operasional sekolah termasuk urusan membayar gaji guru. Selanjutanya Menggot menjelaskan dalam penataan yang dilakukan oleh Pemerintah Daerah maka kemudian sekolah ini dialihkan menjadi sekolah negeri dengan nama SMP Negeri 1 Borong sampai sekarang. (Mulia Donan)


comments

No comments:

Post a comment